Rabu, 17 Januari 2018

Spesialis Supply & Install Pendingin Udara – Air Dryer – Cooling Tower – Sistem Ducting Wilayah Batam Hp 081372150633




Spesialis Supply & Install Pendingin Udara  – Air Dryer – Cooling Tower – Sistem Ducting  Wilayah Batam Hp 081372150633

MOMON AC adalah perusahaan Distributor AC (Air Conditioner) & Air Dryer, berikut Service, Pemasangan dan Jasa Perawatan dimana kami menyediakan langsung Spare Parts khusus AC dari berbagai merk dan type. 

Kami melayani penjualan, instalasi dan jasa perawatan bermacam merk/type air conditioner, AC Wall Mounted (AC Split), AC Floor Standing, AC Ceiling Concealed, AC Cassete, AC Ducting, AC Chiller untuk rumah, rumah sakit, perkantoran, ruko, sekolah, universitas, restaurant, mall, apartment, pabrik, proyek, dan lain lainnya.

Merk-merk AC (Air Conditioner) & Air Dryer yang kami sediakan, diantaranya:
- Panasonic - Panasonic Envio dan Panasonic Inverter
- Daikin - Daikin Deluxe dan Daikin Inverter
- Fuji Electric - Fuji Aire
- Mc Quay
- LG
- Toshiba
- Sharp
- General
- Mitsubishi
- Hitachi
- York
- Samsung
- Gree
- Changhong, dll.

Kami adalah specialist dalam pengerjaan Air Conditioning System dan Unit, AC Ducting System, Air Dryer & Mekanikal Elektrik.

Cakupan pekerjaan meliputi :
- Penyediaan,
- Pengerjaan,
- Jasa Perawatan,
- Pemasangan,
- Penjualan,
- Pembuatan Ducting,
- Air Cooling System,
- Unit Sistem Pendingin,
- Unit AC,
- Pengerjaan elektrikal/mekanikal untuk gedung perkantoran, mal, hotel, shoping center, home office, industri, pabrik, perumahan, apartment, dan lainnya.

Kami juga melayani penjualan, instalasi dan jasa perawatan untuk berbagai merek AC Branded import berkualitas tinggi dan beragam type AC, AC Chiller dan Air Cooling System Unit/penyejuk udara yang sesuai dengan segala kebutuhan.
Didukung oleh tenaga ahli & profesional yang berpengalaman, tepat waktu dalam pengerjaan, layanan purna jual, harga kompetitif.
Kepuasan pelanggan adalah kebanggaan bagi kami.

Kantor Pemasaran:

CV. Barelang Karya Mandiri
Komplek Sagulung Mas Indah Blok A No.22 - Sagulung, Kec. Sagulung, Batam Kepulauan Riau (Kepri) Indonesia
Phone: 081372150633 / 08566559633

Fax : 0778 391515

Email: momoncomputer@gmail.com / cvbarelangkaryamandiri@yahoo.com 




Air Dryer - Pengering Udara

Air dryer adalah suatu alat yang berfungsi untuk menghilangkan kandungan air pada compressed air (udara terkompresi). Sistem ini biasanya menjadi satu kesatuan proses dengan kompresor. Udara terkompresi hasil dari kompresor sebagian akan masuk ke tangki penyimpan dan sebagian lagi dikeringkan menggunakan air dryer.
Penggunaan udara kering ini banyak diperlukan di industri-industri besar,  udara kering atau biasa disebut dengan instrument air, digunakan sebagai sumber penggerak aktuator dari valve dan damper (aktuator pneumatic). Selain itu dalam dunia industri telekomunikasi, udara kering bertekanan digunakan untuk menyelimuti kabel-kabel bawah tanah untuk menghindari short circuit akibat terbentuknya embun.


Sistem Siklus Chiller dan Air Dryer
Dalam kontrol atau pemeriksaan sistem siklus mesin pendingin chiller dengan air dryer atau pengering udara perlu di ketahui, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Pada refrigeration dryer, udara dikeringkan dengan cara mendinginkan nya. Sistem ini umumnya menggunakan 2 buah heat exchanger, yang pertama adalah antara udara chiller dengan refrigerant, dan yang kedua adalah antara udara yang dikeringkan dengan udara chiller. Prinsip kerja ini sesuai dengan sifat uap air yang akan mengembun pada temperatur rendah. Udara kering yang dihasilkan umumnya memiliki dew point sebesar 2 derajat celcius.

Berikut pemahaman dalam sistem siklus refrigerant dalam air dryer   
Refrigerasi adalah metode pendinginan ruangan dengan jalan menyerap panas ruangan dengan ke lingkungan yang temperaturnya lebih tinggi.
1.      Gas-liquid separator adalah perangkat yang berfungsi untuk memisahkan refrigerant gas dengan liquid sehingga dapat dipastikan bahwa hanya refrigerant gas yang dapat masuk ke compressor. Karena jika refrigerant liquid/cair yang masuk ke compressor dapat menimbulkan kerusakan pada compressor.
2.      Compressor berfungsi untuk mensirkulasikan refrigerant didalam system pendingin dengan metode tekan hisap sehingga terjadi sebuah siklus Refrigerasi.
3.      High Pressure Switch berfungsi sebagai pengaman unit jika terjadi Over pressure pada sisi tekanan tinggi (discharge) baik itu karena kelebihan refrigerant,  Kondensor kotor (water system bermasalah pada water cooled condenser), atau unit tersumbat pada katup expansi. Jika terjadi Over pressure maka HPS akan memutus kontak ke control agar unit (compressor) berhenti bekerja.
4.      Fan control (additional) adalah perangkat control untuk mengatur kecepatan fan  berdasar tekanan dan temperature pada saluran discharge.  Jika saluran discharge mencapai panas maksimum karena beban maksimum maka fan control memerintahkan fan Condenser untuk bekerja dengan kecepatan maksimum.
5.      Condenser fan  berfungsi untuk mensirkulasikan udara agar terjadi proses penurunan temperature pada kondenser dengan metode perpindahan panas dari condenser kepada udara yang tersirkulasi.
6.      Condenser adalah salah satu perangkat utama system pendingin setelah compressor yang berfungsi untuk merubah refrigerant cair pada saluran discharge berangsur – angsur  menjadi liquid dengan metode penurunan temperature yang dilakukan dengan bantuan fan Condenser, atau water system pada system Water Coolled Condenser.
7.      Capillary filter/Strainer atau Filter Dryer berfungsi untuk memfilter kotoran, uap air atau benda asing agar tidak masuk katup expansi sehingga dapat menyebabkan unit tersumbat.
8.      Capillary atau Katup Expansi befungsi untuk menurunkan tekanan secara drastis dari tekanan tinggi menjadi tekanan rendah dengan metode extrim drop pressure sehingga terjadi proses pendinginan untuk mencapai dew point. Perbedaan expansi pada air dryer dengan expansi pada mesin pendingin umumnya adalah expansi pada air dryer di setting hanya untuk mencapai pendinginan pada dew point saja sehingga tidak mencapai titik beku yaitu temperature dipertahankan kisaran 1°C s/d 3 °C. Katup expansi juga disebut sebagai perangkat yang berfungsi membantu compressor mempertahankan perbedaan tekanan pada system yaitu antara sisi tekanan rendah ( suction ) dengan sisi tekanan tinggi ( discharge ).
9.      Hot  Gas Valve bypass  adalah perangkat yang berfungsi untuk menstabilkan tekanan pada Heat Exchanger agar tekanan dan temperature dew point dapat dipertahankan sehingga proses pengeringan atau penyerapan uap air pada Heat Exchanger dapat optimal.
10.  Air inlet saluran masuk udara terkompresi bertekanan tinggi yang merupakan output dari mesin Kompressor Udara yang bertemperatur tinggi ( sekitar 35 °C s/d 45° ) dan dengan kelembaban tinggi ( kandungan uap airnnya tinggi ) diteruskan masuk ke HEAT EXCHANGER sehingga udara panas tersbut di dinginkan hingga mencapai dew point dan uap airnya di serap dan dikumpulkan untuk kemudian dibuang melalui saluran drain.
11.  Gas – refrigerants heat exchanger atau Evaporator pada Heat Exchanger yang berfungsi untuk mendinginkan Udara bertekanan yang ada pada Saluran Gas ( No. 12 ) dimana mereka saling bersinggungan sehingga udara dari compressor mencapai Dew point / pengembunan sehingga udara yang dari mesin compressor menjadi dingin dan kering.
12.  Gas heat exchanger adalah bagian dari Heat Exchanger tempat saluran udara panas dari mesin compressor mengalir dan mengalami proses pendinginan dan pengeringan.
13.  Water separator yaitu perangkat yang berfungsi untuk memisahkan uap air yang telah mengalami dew point dan dikumpulkan untuk kemudian dibuang melalui drain.
14.  Automatic drain adalah perangkat yang berfungsi untuk membuang air hasil pengembunan yang bekerja secara otomatis membuka jika air sudah penuh dan kembali menutup jika air sudah kosong.
15.  Air outlet adalah output dari air dryer dimana udara yang telah didinginkan dan dikeringkan keluar dan menuju line produksi untuk dipergunakan.




Sistem Ducting

Ducting untuk AC biasanya dipakai untuk instalasi AC sentral atau AC Split Duct. AC Sentral biasanya diperuntukkan untuk instalasi AC di satu gedung yang tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri (misalnya per ruang). Semua dikontrol di satu titik dan kemudian hawa dinginnya didistribusikan dengan pipa ke ruangan-ruangan. Dengan AC Central yang bisa dilakukan cuma mengecilkan dan membesarkan lubang tempat hawa dingin AC masuk ke ruang kita. Contoh AC Central adalah di mall atau di dalam bis ber-AC.

Sedangkan Sistem ducting untuk AC, atau juga popular dengan sebutan “Air Handling System”, merupakan bagian penting dalam sistem AC sebagai alat penghantar udara yang telah dikondisikan dari sumber dingin ataupun panas ke ruang yang akan dikondisikan. Perkembangan desain ducting untuk AC hingga saat ini sangat dipengaruhi oleh tuntutan efisiensi, terutama efisiensi energi, material, pemakaian ruang, dan perawatan.

Selain efisiensi, juga ada tuntutan kenyamanan (termasuk kesehatan dan keselamatan) bagi pengguna. Oleh karena itu dalam desain ducting meliputi pula desain untuk kebutuhan ventilasi, filtrasi, dan humidity. Tiap tipe sistem ducting memiliki manfaat untuk aplikasi tertentu. Suatu tipe sistem yang tidak umum dipakai mungkin lebih efisien bila dipakai untuk suatu aplikasi tertentu yang tergolong unik. Saat ini telah banyak dikembangkan berbagai tipe sistem ducting, dan ini akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan munculnya aplikasi-aplikasi yang baru. Dalam suatu desain ducting untuk suatu gedung tertentu, sangat mungkin beberapa tipe dipakai untuk memenuhi masing-masing kebutuhan.

Selain biaya instalasi, efisiensi dan operasional sistem ducting harus menjadi perhatian penting. Dahulu ketika harga energi, material dan ruang belum terlalu menjadi pertimbangan, desain ducting tidak terlalu memiliki banyak batasan. Salah satu contoh dalam hal energi adalah mulai populernya sistem Variable Air Volume di tahun 1970-an, terlebih sejak terjadinya embargo minyak Arab di tahun 1973-1974 yang memaksa seluruh industri melakukan peningkatan efisiensi energi. Sejak masa tersebut terjadi kecenderungan penggantian sistem dari Constant Air Volume ke Variable Air Volume. Dalam hal penggunaan material sangat jelas, yaitu semakin besar penggunaan material maka semakin besar biaya instalasi, dan bahkan perawatan sistem.

Dalam hal pemakaian ruang, saat ini ruang sekecil apapun sangat berharga, sehingga dalam perancangan gedung terjadi pengurangan tinggi ceiling, juga tinggi antar lantai, yang di masa lalu hal ini belum terlalu menjadi perhatian utama.Berbagai pertimbangan sering memunculkan benturan dalam mendesain sistem ducting. Misalnya pertimbangan ruang versus energi. Pengurangan tinggi ceiling akan menyebabkan lebih tingginya tekanan udara yang dibutuhkan di dalam ducting, yang berarti lebih tingginya kebutuhan energi. Namun saat ini terjadi kecenderungan untuk mengutamakan efisiensi energi dan kelestarian lingkungan. Bahkan beberapa negara membuat regulasi yang mengarahkan desainer, developer, dan user pada hal tersebut. Tentu saja ini menjadi tantangan dan peluang besar bagi para desainer untuk menentukan kombinasi tipe sistem ducting yang tepat, atau bahkan melakukan inovasi.

Ducting AC berbahan PU (Poly Urethane)


Ducting AC (Air Conditioner) berbahan seng (BJLS) dan ducting AC menggunakan bahan Poly Urethane (PU).

Ducting AC adalah saluran-saluran yang dibuat untuk mengalirkan udara yang dikeluarkan AC menuju ruangan yang diinginkan….. seperti halnya pipa yang menjadi “jalan” air. Ducting diperlukan terutama pada bangunan atau ruangan yang menggunakan AC sentral, yaitu AC berkapasitas pendinginan besar tapi hanya terdapat satu atau beberapa buah dan terpusat. Ducting ini akan berfungsi mendistribusikan udara dingin ke ruangan-ruangan yang diinginkan.

PU (Poly Urethane) adalah bahan yang terbuat dari….. semacam gabus (busa)….. yang berupa lembaran dan diberi lapisan aluminium foil pada permukaannya (sebagai bahan isolasi).


I. Isolasi Suhu (Thermal Insulation)
- Pada Polyurethane isolasi suhu sangat baik karena isolasi ducting pada semua tempat sama dengan density : 45 – 47 Kg/m3.
- Sedangkan pada ducting BJLS, isolasi pada semua tempat tidak sama terutama pada bagian sikunya dan dengan density 24 Kg/m3, lebih kecil dibandingkan dengan Polyurethane Duct.

II. Isolasi Udara (Air Seal)
- Pada Polyurethane Duct isolasi udara pada sambungan ducting sangat baik karena dipergunakan sambungan khusus Polyurethane Duct silicon sehingga menjamin udara tidak ada bocor. System ini menjamin sampai 8 kali lebih baik dibandingkan BJLS, sehingga meninggkatkan efisiensi kerja pada unit AC dan mengurangi biaya yang terbuang.
- Pada ducting BJLS tidak menggunakan cara ini sehingga cenderung udara bocor walaupun jumlahnya sedikit.

III. Hambatan Udara (Friction Loss)
- Pada Polyurethane Duct tidak ada hambatan udara yang berarti sehingga udara dapat mengalir dengan baik didalam ducting.
- Demikian pulanya pada ducting BJLS yang tidak ada hambatan udara yang berarti sehingga udara juga mengalir dengan baik.

IV. Akustik (Acoustics)
- Polyurethane Duct tidak didesain untuk meredam suara dan bunyi walaupun suara udara yang mengalir dalam ducting tidak akan keluar.
- Sama halnya pada ducting BJLS yang bukan merupakan peredam suara.

V. Kebersihan dan Kualitas Udara (Air Quality and Hygiene)
- Pada Polyurethane Duct kebersihan dan kualitas udara sangat baik karena adanya lapisan alumunium pada lapisan dalam ducting dan tidak dipergunakan glasswool yang serbuknya dapat mengotori udara.
- Pada ducting BJLS kebersihan dan kualitas udara kurang karena tidak dilapisi alumunium dan menggunakan glasswool agar udara dingin tidak keluar.

VI. Masa pemakaian (Life Span)
- Lapisan alumunium yang menempel rapat pada kedua sisi Polyurethane Duct memberikan kekuatan serta tahan karat, pengikisan serta perubahan bentuk bahkan untuk aplikasi-aplikasi tertentu sehingga membuat masa pemakaian Polyurethane Duct sangat baik.
- Tidak adanya lapisan alumunium yang menempel rapat pada ducting BJLS.

VII. Keamanan dan Konfirmasi Sesuai Dengan Peraturan (Safety and Conformity To Regulations)
- Polyurethane Duct tidak merambatkan api, bukan berarti Polyurthane Duct tahan api. Polyurethane Duct tidak meleleh serta asap yang dihasilkan apabila terbakar tidak mengandung racun.
- Ducting BJLS cenderung susah terbakar, tetapi almunium foil yang melapisi akan mudah terbakar.

VIII. Pengangkutan (Transport)
- Polyurethane Duct berbentuk lembaran yang ringan serta mudah dalam pengangkutan, aksesoris yang diperlukan untuk membuat Polyurethane Duct serta alat-alat untuk perakitannya juga mudah dibawa kemana-mana.
- Diperlukan mesin lock pada pembuatan ducting BJLS. BJLS dalam bentuk gulungan berat sehingga sulit dalam pengangkutan.

IX. Konstruksi (Construction)
- Polyurethane Duct dapat dikonstruksi dengan menggunakan batang-batang penguat (reinforcement) untuk ducting yang besar atau ducting yang memerlukan kekuatan untuk aliran udara high pressure.
- Batang penguat tidak dipergunakan pada Ducting BJLS.

X. Pemasangan (Installation)
- Polyurethane Duct dapat dipasang dengan mudah karena ringan serta kuat.
- Ducting BJLS berat, terutama jika mempunyai ukuran yang besar sehingga lebih sulit dalam pemasangan.

XI. Tersedianya Barang (Availability)
- Polyurethane Duct telah digunakan oleh negara-negara maju di dunia melalui jaringan kerja para ahli ducting dan distributor yang secara konstan memperbaharui produk Polyurethane Duct serta teknologi manufakturnya.
- Pada ducting BJLS bahannya lebih mudah didapatkan dan mesin lock yang dipergunakan sudah merupakan barang umum.

XII. Kemudahan Dalam Memperkirakan Biaya (Ease of Estimation)
- Polyurethane Duct didukung dengan program computer yang membuat perkiraan biaya menjadi lebih ekonomis dan efisien sehingga tidak memberatkan pengguna.
- Ducting BJLS tidak dipergunakan program computer serta masih adanya kemungkinan bermain tidak jujur dalam hal ketebalan BJLS serta density glasswool.

XIII. Kompetitif (Competitiveness)
- Keseluruhan system Polyurethane Duct menawarkan keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki ducting BJLS konvensional selain produktivitas pada tahap konstruksi dan instalasi.
- Tidak memiliki keunggulan-keunggulan yang dimiliki Polyurethane Duct.

XIV. Hemat Energy (Energy saving)
- Pada Polyurethane Duct menghasilkan isolasi suhu yang sempurna serta isolasi udara yang optimal menyebabkan kapasitas Air Handling Unit (AHU) dapat bekerja dengan maksimal, meningkatkan efisiensi serta mengurangi biaya.
- Ducting BJLS belum dapat memaksimalkan kapasitas AHU sehingga tidak dapat meningkatkan efisiensi serta menghemat energi dan biaya.






Kalau kita jalan-jalan ke mall atau ke rumah sakit atau gedung-gedung perkantoran, kita dapat merasakan hawa dingin dari ruangan tersebut akan tetapi kita tidak melihat AC yang terpasang di sekitarnya. Dan setelah kita perhatikan bahwa di langit-langit ruangan tersebut terdapat lubang udara / diffuser yang menyemburkan udara dingin. Sistem udara yang kita lihat itu, itulah yang dimaksud dengan sistem AC Central.

Jadi AC Central adalah sistem pendinginan ruangan yang dikontrol dari satu titik atau tempat dan didistribusikan secara terpusat ke seluruh isi gedung dengan kapasitas yang sesuai dengan ukuran ruangan dan isinya dengan menggunakan saluran udara / ducting ac.
Ducting AC

Secara garis besar, Sistem AC Central terbagi atas beberapa komponen yaitu :
  • Chiller / Condensing Unit / Outdoor AC
  • AHU (Air Handling Unit)
  • Ducting AC / saluran ac
  • Cooling Tower
  • Pompa Sirkulasi

Ada dua sistem AC Central yang ada di pasaran saat ini yaitu :
Sistem Air dan Sistem Freon.
Pada sistem air, media pembawa dingin yang berjalan dalam pipa distribusi adalah air / water.
Sedangkan pada sistem freon, media yang dipakai untuk membawa dingin adalah freon.
Sistem air memiliki kelebihan dapat digunakan dalam skala yang besar / gedung bertingkat atau mall yang berukuran besar.
Sedangkan Sistem freon hanya dapat dipakai dalam sistem yang tidak terlalu besar / jauh jaraknya antara unit indoor dan outdoor.

Sistem Freon
Pada sistem freon, unit AC Central yang dikenal biasa disebut dengan Split Duct. Prinsip kerjanya hampir sama dengan sistem ac split biasa, akan tetapi lubang udaranya menggunakan sistem ducting / pipa dan pada tiap-tiap keluaran udaranya menggunakan diffuser. Untuk mengatur besar kecilnya udara yang keluar digunakan damper.

Split Duct
Sistem ini cocok digunakan untuk keperluan :
  • Mini market
  • klinik
  • sekolah / universitas
  • ruangan kantor
  • dll.

Kelebihan daripada sistem ac central split duct ini adalah pendistribusian dinginnya merata pada setiap ruangan dan komponen yang dipakai tidak terlalu banyak karena hanya menggunakan unit indoor, condensing unit / outdoor ac, dan ducting ac / saluran ac.

Sistem Air
Sistem AC Central dengan menggunakan air adalah sebuah sistem ac central yang menggunakan media air sebagai pembawa dinginnya.
Biasanya pada skala kecil, unit indoor yang digunakannya adalah fan coil unit. Sedangkan pada skala yang besar biasanya menggunakan AHU / Air Handling Unit.
Untuk mendinginkan air yang akan di distribusikan, maka digunakan Chiller. Chiller bertugas memindahkan panas yang di dapat dari sirkulasi di dalam ruangan ke sistem sirkulasi luar gedung. Lalu air yang panas itu kemudian di dinginkan dengan menggunakan cooling tower.
Sistem AC Central yang menggunakan air ini biasanya lebih cocok digunakan pada :
  • Gedung bertingkat
  • Mall yang besar
  • Stadium
  • Pabrik
  • Bandara udara
  • Terminal kereta
  • dll.
Kelebihan dari sistem AC Central yang menggunakan media air ini adalah kemampuannya membawa kalor dari satu titik ke titik yang lain lebih tahan lama ketimbang menggunakan sistem freon.

Pendingin ( Chiller )
Pada unit pendingin atau chiller yang menganut sistem kompresi uap, komponennya terdiri dari kompresor, kondensor, alat ekspansi dan evaporator. Pada chiller biasanya tipe kondensornya adalah water-cooled condenser. Air untuk mendinginkan kondensor dialirkan melalui pipa yang kemudian outputnya didinginkan kembali secara evaporative cooling pada cooling tower.
Pada komponen evaporator, jika sistemnya indirect cooling maka fluida yang didinginkan tidak langsung udara melainkan air yang dialirkan melalui system pemipaan. Air yang mengalami pendinginan pada evaporator dialirkan menuju system penanganan udara (AHU) menuju koil pendingin.

Chiller AC Central
AHU (Air Handling Unit )
Prinsip kerja secara sederhana pada unit penanganan udara ini adalah menyedot udara dari ruangan (return air) yang kemudian dicampur dengan udara segar dari lingkungan (fresh air) dengan komposisi yang bisa diubah-ubah sesuai keinginan. Campuran udara tersebut masuk menuju AHU melewati filter, fan sentrifugal dan koil pendingin. Setelah itu udara yang telah mengalami penurunan temperature didistribusikan secara merata ke setiap ruangan melewati saluran udara (ducting) yang telah dirancang terlebih dahulu sehingga lokasi yang jauh sekalipun bisa terjangkau.

Jika kita perhatikan komponen-komponen apa saja yang ada di dalamnya maka setiap AHU akan memiliki :
  1. Filter merupakan penyaring udara dari kotoran, debu, atau partikel-partikel lainnya sehingga diharapkan udara yang dihasilkan lebih bersih. Filter ini dibedakan berdasarkan kelas-kelasnya.
  2. Centrifugal fan merupakan kipas/blower sentrifugal yang berfungsi untuk mendistribusikan udara melewati ducting menuju ruangan-ruangan.
  3. Koil pendingin, merupakan komponen yang berfungsi menurunkan temperatur udara.

Beberapa kelemahan dari sistem ini adalah jika satu komponen mengalami kerusakan dan sistem AC sentral tidak hidup maka semua ruangan tidak akan merasakan udara sejuk. Selain itu jika temperatur udara terlalu rendah atau dingin maka pengaturannya harus pada termostat di koil pendingin pada komponen AHU.

Air Handling Unit
Cooling Tower
Salah satu komponen utama pada AC sentral selain chiller, AHU, dan ducting adalah cooling tower atau menara pendingin. Fungsi utamanya sebagai alat untuk mendinginkan air panas dari kondensor dengan cara dikontakkan langsung dengan udara secara konveksi paksa menggunakan fan/kipas.Konstruksi cooling tower terdiri dari system pemipaan dengan banyak nozzle,fan/blower,bakpenampung,casing, ds.

Proses yang terjadi pada chiller atau unit pendingin untuk system AC sentral dengan system kompresi uap terdiri dari proses kompresi, kondensasi, ekspansi dan evaporasi. Proses ini terjadi dalam satu siklus tertutup yang menggunakan fluida kerja berupa refrigerant yang mengalir dalam system pemipaan yang terhubung dari satu komponen ke komponen lainnya. Kondensor pada chiller biasanya berbentuk water-cooled condenser yang menggunakan air untuk proses pendinginan refrigeran. Secara umum bentuk konstruksinya berupa shell & tube dimana air mengalir memasuki shell/ tabung dan uap refrigeran superheat mengalir dalam pipa yang berada di dalam tabung sehingga terjadi proses pertukaran kalor. Uap refrigeran superheat berubah fasa menjadi cair yang memiliki tekanan tinggi mengalir menuju alat ekspansi, sementara air yang keluar memiliki temperatur yang lebih tinggi. Karena air ini akan digunakan lagi untuk proses pendinginan kondensor maka tentu saja temperaturnya harus diturunkan kembali atau didinginkan pada cooling tower. Langkah pertama adalah memompa air panas tersebut menuju cooling tower melewati system pemipaan yang pada ujungnya memiliki banyak nozzle untuk tahap spraying atau semburan. Air panas yang keluar dari nozzle secara langsung sementara itu udara atmosfer dialirkan melalui atau berlawanan dengan arah jatuhnya air panas karena pengaruh.fan/blower yang terpasang pada cooling tower. Untuk mengungkapkan 1 kg air diperlukan kira-kira 600 kcl dengan mengeluarkan kalor laten, dengan mengungkapkan sebagian dari air maka bagian besar dari air pendingin dapat didinginkan, jdi misalnya 1 % dari air dapat di uapkan , air dapat diturunkan temperaturnya sebanyak 6o Cdengan menara pendingin. Sistem ini sangat efektif dalam proses pendinginan air karena suhu kondensasinya sangat rendah mendekati suhu wet-bulb udara. Air yang sudah mengalami penurunan temperature ditampung dalam bak/basin untuk kemudian dipompa kembali menuju kondensor yang berada di dalam chiller. Pada cooling tower juga dipasang katup make up water yang dihubungkan ke sumber air terdekat untuk menambah kapasitas air pendingin jika terjadi kehilangan air ketika proses evaporative cooling tersebut.

Prestasi menara pendingin biasanya dinyatakan dalam “range” dan “approach”, dimana range adalah penurunan suhu air yang melewati cooling tower dan approach adalah selisih antara udara suhu udara wet-bulb dan suhu air yang keluar. Perpindahan kalor yang terjadi pada cooling tower berlangsung dari air ke udara tak jenuh. Ada dua penyebab terjadinya perpindahan kalor yaitu perbedaan suhu dan perbedaan tekanan parsial antara air dan udara. Suhu pengembunan yang rendah pada cooling tower membuat sistem ini lebih hemat energi jika digunakan untuk system refrigerasi pada skala besar seperti chiller. Salah satu kekurangannya adalah bahwa sistem ini tidak praktis karena jarak yang jauh antara chiller dan cooling tower sehingga memerlukan system pemipaan yang relative panjang. Selain itu juga biaya perawatan cooling tower cukup tinggi dibandingkan system lainnya.

Persyaratan Bagi Menara Pendingin ( Cooling Tower )
Kondisi nominal dari menara pendingin
Kapasitas menara pendingin 1 ton refrigrasi di standarisasikan menurut The Jap Anese Cooling tower Industry Association, sebagai berikut :
1 ton refrigrasi 390 kcal/jam pada kondisi :
temperature bola basah 27o C
temperature air masuk 37o C
temperature air keluar 32o C
Volume aliran air 13 liter/menit.
Harga standar tersebut diatas menentukan prestasi menara pendingin.


Kelebihan Dan Kekurangan Sistem Ac Sentral
Kelebihan :
  1. Kebisingan dan getaran mesin pendingin hamper tidak mempengaruhi ruangan
  2. Perbaikan dan pemeliharaan lebih mudah
  3. Seluruh beban pendingin semua ruangan dalam bangunan dapat dilayani oleh satu system ( unit ) saja.
  4. Kelembapan udara dapat diatur

Kekurangan :
  1. Harga awal cukup tinggi
  2. Biaya operasional yang cukup mahal
  3. Unit sentral tidak dapat dipakai untuk rumah sakit, karena kuman- kuman dari ruangan untuk penderita penyakit menular ( melalui saluran udara balik ) dapat disebarkan ke ruangan – ruangan lain.
  4. Jika satu komponen mengalami kerusakan dan sistem AC sentral tidak hidup
Jika temperatur udara terlalu rendah atau dingin maka pengaturannya harus pada termostat di koil pendingin pada komponen AHU.









Sub Bisnis Kami yang lain juga melayani Rental Forklift & Genset - serta melayani jasa perbengkelan Genset dan alat berat lainnya di Kota Batam










ducting batam, chiller batam, ac batam, air dryer batam, pendingin ruang batam, pendingin ruangan batam, cooling tower batam, ac central batam, pembuatan ducting ac central, ducting hotel, ducting hvac, spesialis ducting ac central, insulation system, insulasi, isolasi, Batam, Barelang, Kepri, AC, Air Conditioner, Air Dryer, Air Cooling System, AC Wall Mounted, AC Split, AC Floor Standing, AC Ceiling Concealed, AC Cassette, AC Ducting, AC Chiller, ducting kitchen, ducting exhaust fan, kitchen hood,

1 komentar:

  1. Assalamu alaikum warohmatullahi wabarokatu...
    Mohon maaf bilah kedatangan saya mengganggu. Saya ingin berbagi cerita kisah sukses saya disini. Perkenalkan nama saya ABDUL ROCHMAN JUNAIDY asal kediri seorang mantan TKI dulu kerja di MALAYSIA selama 7 tahun lamanya. Singkat cerita.. Saya sangat berterima kasih kpd IBU SITI FADILAH berkat postingan beliau di salah satu website saya bisa kenal PAK H.CAHYONO ternyata beliau guru spiritual yang sering membantu orang melalui Nomer Togel 3D/4D/5D/6D, Uang Gaib, Pelet Dan Pelaris. Berkat bantuan PAK H.CAHYONO melalui pemasangan nomer togel 6D Nya alhamdulillah saya menang RM,427.000 selama 3 kali pemasangan. saya tidak menyangka kalau saya bisa sesukses ini dan ini semua berkat bantuan PAK H.CAHYONO, saya yang dulunya bukan siapa-siapa bahkan saya juga selalu dihina orang alhamdulillah kini sekarang saya sudah punya rumah dan usaha sendiri itu semua atas bantuan beliau. Saya tidak tau harus berbuat apa untuk membalas kebaikan beliau karna banyakNya orang yg perna saya telpon dari google untuk minta bantuanNya tidak ada satu pun yg berhasil malah hutang saya tambah banyak. Baik burukNya hanya tuhan yang tahu apa boleh buat kondisi keuangan sudah tidak memungkinkan. Bagi anda yg diluar negri maupun dalam negri butuh bantuan beliau jangan takut atau maluh segerah hubungi PAK H.CAHYONO di nomer 085213737273 / +6285213737273 Semua akan berubah Karna kesuksesan ada pada diri kita sendiri. Yakin dan percaya bahwa itu semua akan tercapai berkat bantuan dari PAK H.CAHYONO dan muda2han anda cocok dan beliau bisa membantu anda seperti saya. Sekian dan terima kasih atas tumpangannya semoga dengan adaNya pesan singkat ini bisa bermanfaat kpd saudara...





    Wassalam...




    BalasHapus